Wakasal Ingatkan Akan Bahaya Laten Radikalisme

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel.

JAKARTA – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono mengingatkan para pimpinan Satuan Kerja (Satker) untuk selalu mengawasi para anggotanya terkait paham radikalisme yang kemungkinan dapat masuk ke lingkungan TNI AL.

“Para Kasatker agar memberikan pengarahan dan menyampaikan bahaya laten dari jaringan radikal di lingkungan TNI AL terutama di lingkup keagamaan, sehingga para personel TNI AL tidak ikut terpengaruh dan terkontaminasi dengan ajaran yang merugikan,” kata Laksdya Ahmadi saat mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel khusus pengecekan personel pasca libur bersama Idul Fitri Tahun 2022/1443 H di lapangan apel Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, seperti dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) yang diterima di Jakarta, Selasa (10/5).

Apel khusus pengecekan personel pasca libur bersama Idul Fitri itu sendiri diikuti oleh seluruh personel Militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AL yang berdinas di jajaran Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal). Di hadapan seluruh personel Mabesal, Wakasal menekankan untuk selalu mengutamakan rasa syukur, ikhlas dan positif thinking.

Menurutnya, hal itu harus menjadi pedoman bagi seluruh prajurit TNI AL. “Bersyukur dapat menjadi prajurit TNI AL maupun bagian dari keluarga TNI AL yang dihormati masyarakat diwujudkan dengan semangat bekerja keras serta motivasi yang tinggi. Ikhlas dimaknai sebagai ketulusan dalam bekerja yakni mengerjakan apapun perintah dari pimpinan sebagai bagian dari ibadah. Sedangkan Positif thinking dapat digambarkan dengan selalu ceria dan bergembira agar dapat berpikir dengan baik sehingga berpikir yang positif dapat menambah kekebalan imun diri,” tuturnya. ( M.Robi )