Turki desak Jerman ambil langkah konkret lawan terorisme

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

JakartaTurki pada hari Jumat menyesali bahwa upaya kontraterorisme Jerman tidak sesuai harapan, dan Ankara ingin negara itu mengambil langkah nyata.

“Kami melihat peningkatan kegiatan (teroris) PKK di Jerman, dan telah menyampaikan keprihatinan Turki, kami mengharapkan tindakan nyata,” kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada konferensi pers bersama Menlu Jerman Annalena Baerbock di Istanbul.

Cavusoglu mengatakan Turki mengharapkan sekutunya untuk mendukung upaya anti-terornya daripada hanya mengatakan “kami memahami kekhawatiran Anda.”

Cavusoglu mengatakan Turki ingin UE mengangkat rintangan politiknya dalam keanggotaan UE, mengungkapkan kekhawatiran Ankara tentang meningkatnya xenofobia dan Islamofobia di Eropa.

Dia mendesak Jerman untuk waspada terhadap provokasi dan propaganda oleh pemerintah Yunani dan Siprus Yunani, menekankan perlunya sikap yang seimbang.

Menganggap Jerman sudah tidak netral lagi, Cavusgolu mengatakan, “Jerman harus menjaga sikap seimbangnya mengenai Laut Aegea dan Mediterania Timur.”

Menteri Turki mengatakan menutup mata terhadap pelanggaran hak asasi manusia Yunani melanggar hukum internasional.

“Tekanan Yunani, membiarkan orang mati tidak berarti melindungi perbatasan UE. Tidak manusiawi untuk menutup mata. Saya akan menghormati jika menteri (Baerbock) menyebutkan tentang keputusan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia yang belum telah diterapkan di Yunani selama 14 tahun (pada minoritas Turki),” kata Cavusoglu.

Menlu Turki juga mengkritik militerisasi Yunani di pulau-pulau Aegean Timur, dan mengecam Jerman karena berpihak pada Athena “hanya karena itu adalah anggota Uni Eropa (UE).”

Menteri Luar Negeri Jerman Berbock mengakui ancaman PKK, memuji Turki karena menampung jutaan pengungsi Suriah, dan mengatakan kesepakatan ekspor makanan baru-baru ini dengan Ukraina, Rusia dan PBB telah sukses besar. ( RBY )