Tolak Vaksin, Tentara AD AS Bisa Dipecat

Tentara militer AS

Washington, CTRS.iD – Perwira militer Amerika Serikat yang menolak menjalani vaksinasi Covid-19 bisa diskors dari ketentaraan, bahkan mungkin diberhentikan.

“Meskipun tentara yang menolak vaksin akan dinasehati lebih dulu oleh rantai komando dan petugas medis mereka, kegagalan mematuhi (perintah ini) dapat mengakibatkan hukuman administratif atau nonyudisial, termasuk dibebastugaskan atau dipecat,” kata Panglima Komando Medis AD AS Raymond Scott Dingle.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin telah memerintahkan agar semua anggota dinas militer aktif diwajibkan untuk menjalani vaksinasi.

Angkatan Darat mengatakan telah melaksanakan perintah tersebut sejak akhir Agustus. Tentara dapat meminta pengecualian karena alasan medis, agama, atau administrasi.

Namun, para komandan, sersan mayor, sersan satu, dan perwira di posisi Daftar Seleksi Komando yang menolak vaksin dan tidak meminta pengecualian akan menghadapi skors dan bebas tugas jika mereka menolak mematuhi perintah tersebut.

“Ini benar-benar masalah hidup dan mati bagi tentara kita, keluarga mereka, dan komunitas tempat kita tinggal,” tutur Raymond Scott Dingle. *Ristia