Politisi Islam Terkemuka India Di Teror Ekstremis Hindu Radikal

Jakarta – Rumah mantan menteri luar negeri India Salman Khurshid, yang juga politisi minoritas Muslim terkemuka, dirusak dan dibakar oleh para ekstremis Hindu.

Tayangan visual yang dibagikan oleh Salman Khurshid, politisi Muslim dari partai oposisi utama Kongres, yang menjabat sebagai menteri luar negeri India dari 2012 dan 2014 di Facebook menunjukkan kepulan asap, pintu hangus, dan kaca jendela yang pecah di rumahnya di Himalaya, Nainital.

“Saya berharap dapat membuka pintu ini kepada teman-teman saya yang telah meninggalkan jejak ini. Apakah saya salah untuk mengatakan tidak bisa menjadi Hindu,”tulisnya dalam sebuah posting.

“Begitulah perdebatannya sekarang. Malu adalah kata yang terlalu tidak efektif. Selain itu saya masih berharap suatu hari nanti kita bisa bernalar bersama dan setuju untuk tidak setuju jika tidak lebih,” tulisnya di postingan lain.

Menurut laporan awal, rumah Khurshid diserang oleh sekitar 20 ekstremis Hindu tak dikenal. Tidak ada yang terluka karena saat itu dia bersama keluarganya tidak ada di rumah pada saat kejadian.

Polisi sejauh ini telah menyelidiki 21 orang sehubungan dengan insiden tersebut

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah Khurshid meluncurkan buku barunya ‘Sunrise over Ayodhya: Nationalism in Our Times’, membandingkan Hindutva (hegemoni Hindu) dengan kelompok teroris seperti Daesh.

Kehidupan Umat Muslim di India dirusak oleh kekerasan SARA dan kebencian komunal selama beberapa dekade. Eskalasi itu makin meningkat sejak BJP nasionalis Hindu berkuasa pada tahun 2014.

Menurut kelompok hak asasi manusia, sejak 2014 ketika Partai Bhartiya Janata (BJP) berkuasa di India, mereka telah mengadopsi undang-undang dan mengambil tindakan yang melegitimasi diskriminasi terhadap agama minoritas, terutama Muslim.

Serangan di rumah Khurshid dikutuk oleh banyak politisi, termasuk anggota parlemen Asaduddin Owaisi, yang menyebut serangan itu sebagai “kasus radikalisasi yang jelas”.

Pemimpin senior Kongres dan anggota parlemen Shashi Tharoor juga mengecam insiden itu.

“Ini memalukan. @salman7khurshid adalah seorang negarawan yang telah membuat India bangga di forum internasional & selalu mengartikulasikan visi negara yang moderat, sentris, inklusif di dalam negeri. Tingkat intoleransi yang meningkat dalam politik kita harus dikecam oleh mereka yang berkuasa,” ujarnya. ( Fikri )