Polisi Membongkar Kasus Subang

Kasus Ibu dan Anak dibunuh di Subang terus diusut aparat kepolisian, Kini polisi memeriksa suami sekaligus ayah korban.
Kasus Ibu dan Anak dibunuh di Subang terus diusut aparat kepolisian, Kini polisi memeriksa suami sekaligus ayah korban.

Jakarta – Kasus Subang sekarang ini memasuki waktu yang krusial. Maksudnya,  tidak lama lagi kasus Subang kemungkinan akan segera terungkap dengan alat bukti yang diduga sudah dikantongi pihak kepolisian.

Lalu benarkah Danu menangis? Ada apa?

Dalam kasus Subang sejumlah alat bukti dan saksi pun telah diperiksa oleh polisi atau Polda Jabar, bahkan barang bukti jumlahnya pun mencapai ratusan.

Sekitar 216 alat bukti yang kita periksa termasuk 10 TKP yang juga berkaitan dengan perkara itu turut diperiksa.

Dengan alat bukti yang diolah penyidik kepolisian mulai dari olah TKP, DVI, pemeriksaan patologi atau forensik, DNA, rekaman CCTV, lie detector hingga barang bukti yang terkait dengan IT, bahkan beberapa waktu yang lalu polisi melakukan tes kejiwaan kepada saksi.

Anjas mengungkapkan hal itu dalam segmen analisa terbarunya di kanal YouTube Anjas di Thailand, PELAKU TAK TENANG !! 5 ALAT BUKT1 INILAH BUAT MEREKA RESMI JADI TSK !!”, diunggah beberapa waktu yang lalu.

Berikut beberapa alat bukti yang didapat oleh polisi atau Polda Jabar yang membuat pelaku bisa ditetapkan jadi tersangka kasus Subang:

Alat bukti pertama, keterangan saksi.

Jumlah saksi kasus pembunuhan Subang bertambah dari semula 25 orang menjadi 126 orang, bahkan ada sejumlah saksi yang sering dipanggil sampai lebih dari 10 kali dipanggil polisi.

Alat bukti kedua berupa keterangan ahli.

Yang menjadi harapan tinggi untuk mengungkap kasus Subang ini.

Mabes Polri pun sudah mengirimkan ahli forensik, tim Inafis, dan banyak lagi yang kemampuannya tidak usah diragukan.

Alat bukti ketiga adalah surat.

Alat bukti keempat berupa petunjuk.

Contohnya, tes kebohongan, anjing pelacak, jejak kaki, sidik jari, atau DNA. Semua berupa petunjuk yang sekarang mencapai 216 alat bukti.

“Baik keterangan ahli, surat, dan petunjuk saling berhubungan,” kata Anjas.

Alat bukti kelima adalah keterangan dari terdakwa.

Anjas juga meyakini, penyidik sebenarnya sudah mendapatkan beberapa alat bukti yang valid bahkan banyak alat bukti yang sudah di kantongi penyidik dari kepolisian dalam kasus Subang ini.

Beberapa waktu yang lalu, saksi Danu melalui kuasa hukumnya, Achmad Taufan Soedirjo dan ATS Law Firm mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya dalam pengungkapan kasus Subang ini.

Danu lantas melantunkan doa untuk para korban kasus Subang dipandu oleh seorang kolega saat berada di pemakaman.

“Ya Tuhanku semoga pelaku dari pembunuh ibu dan anak di Subang, pembunuh Tuti dan Amel cepat terungkap, sampai merinding ketika berdoa di makam Neng Amel dan Bu Tuti, kebiadaban orang yang tidak bertanggung jawab menyebabkan mereka begini,” kata Jack Batubara, teman dari Danu.( Fikri )