Polda Papua Berhasil Amankan Seorang Pelaku Diduga Pemberi Dana Pembelian Amunisi Untuk KKB di Kabupaten Nduga

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH

Papua – Pada Rabu (8 Mei 2022), Kepolisian Daerah (Polda) Papua berhasil menemukan pelaku pembelian amunisi oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH saat ditemui di Media Center Bid Humas Polda Papua pada Selasa (9/8/2022) siang membenarkan tentang penangkapan tersebut. “Kami sudah menahan satu orang berinisial TL yang diduga sebagai pemberi Dana kepada KKB untuk membeli Amunisi,” ujar Kabid Humas.

Kabid Humas mengungkapkan bahwa saudara TL diamankan bermula dari penangkapan seorang oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN yang kedapatan membawa 615 amunisi dan satu buah senjata api rakitan, di Yalimo, pada 30 Juni 2022. “Terungkapnya nama-nama pemberi dana tersebut, didapat dari pengakuan AN yang sampai saat ini masih diamankan di Polres Yalimo,” ungkap Kabid Humas.

Kabid Humas menjelaskan dari pemeriksaan terhadap TL, diketahui uang yang diberikannya kepada AN berasal dari Dana Desa. “TL memberi Rp 150 juta secara sukarela dari dana Desa,” jelas Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan TL saat ini telah diterbangkan ke Polres Yalimo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan telah ditetapkan sebagai tersangka. “Mengenai pemberi dana lainnya.

Kabid Humas menyebut total ada tiga oknum pejabat kampung yang memberikan uang kepada AN. Total uang yang diberikan kepada AN untuk membeli amunisi adalah Rp 450 juta. Jadi masih ada dua oknum pejabat kampung yang kita cari, mereka berbeda distrik dari TL,” ucapnya.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya, Personel Polres Yalimo mengamankan seorang oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN, di Distrik Elelim, karena membawa 615 butir amunisi, Rabu (29/6/2022).

Penangkapan AN berawal dari pantauan polisi terhadap pergerakan mencurigakan di AN saat mengemudikan kendaraan roda dua tersebut. Saat pemeriksaan pembubaran, ditemukan sejumlah barang bukti, yakni senjata rakitan tipe AFN dan amunisi sebanyak 615 butir. ( RBY )