Pengamat: Kehadiran BNPT di Forum PBB Perkuat Citra Indonesia

Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Nasional, Robi Nurhadi.
Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Nasional, Robi Nurhadi.

Jakarta – Langkah Badan Nasional Anti Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) untuk memperkuat kerja sama dengan United Nations Office of Counter Terrorism (UNOCT) patut diacungi jempol. Pasalnya, menurut pengamat terorisme Robi Nurhadi yang juga dosen hubungan internasional Universitas Nasional Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dapat memperkuat citra Indonesia di bidang keamanan.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa sebelum ini citra Indonesia di bidang keamanan mengalami penurunan. Nah, apresiasi PBB terhadap cara-cara BNPT yang bagus dan humanis, bisa bantu pelan-pelan untuk menormalkan kembali citra tersebut,” kata Robi melalui keterangan pers, Minggu (18/9/2022).

Selain konten presentasi Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Boy Rafli Amar, yang menarik soal perlindungan hak korban terorisme pada “The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism”, juga soal praktik baik dalam penanganan terorisme, seperti program flagship, Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) dan lain sebagainya.

“Saya kira wajar kalau karenanya, jajaran BNPT diapresiasi oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBB Bidang Kontra Terorisme PBB saat itu”, ujar Robi Nurhadi.

Robi berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk memastikan efektivitas Rencana Kerja Bali 2019-2025 untuk memperkuat peran Indonesia dan ASEAN dalam menanggulangi deradikalisasi dunia.

“Perkuat peran Indonesia di tingkat global. Ambil momen presidensi G20 untuk menegaskan bahwa badan-badan non ekonomi berkelas dunia. BNPT bisa lakukan itu!” tambah alumni The Center for History, Politic and Strategy UKM Malaysia tersebut.

Maka Robi ingin presiden dan DPR tidak dituntut memperkuat kapasitas kelembagaan BNPT.

“Ancaman keamanan berbasis teror cenderung meningkat di tingkat global. Indonesia menjadi target terdekat dari rangkaian ancaman tersebut. Maka, penguatan kelembagaan menjadi penting,” ujar Robi mengakhiri. ( RBY )