Pengamanan Nakes di Papua Jadi Perhatian TNI-Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono

Jakarta, CTRS.iD – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan bahwa keamanan tenaga kesehatan (nakes) di Papua menjadi perhatian aparat TNI-Polri. Jajaran TNI-Polri, juga berupaya mengembalikan kondisi di Papua kembali kondusif setelah insiden di Distrik Kiwirok, Papua.

“Pengamanan nakes telah menjadi perhatian TNI-Polri agar pelayanan-pelayanan kesehatan di Papua bisa berjalan dengan baik,” kata Rusdi Rusdi dalam konferensi pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2021).

Sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyerukan pernyataan sikap meminta jaminan keamanan dan keselamatan nakes demi kelancaran pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Papua.

Bahkan sebanyak 250 tenaga kesehatan di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sempat menggelar aksi long march pada Kamis (16/9).

Seruan IDI dn.aksi itu sebagai ungkapan rasa duka cita dan penghormatan untuk Gabriela Meilan, korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok.

Diketahui, terjadi kontak tembak antara KKB dengan aparat TNI-Polri yang berjaga. Kontak tembak terjadi setelah KKB melakukan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas publik. Diantaranya, kantor Distrik, Kantor Kas Bank Papua Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, Rumah Dokter, Barak Nakes, SD Inpres, Rumah Guru dan Pasar.

Selain ini, dua nakes telah ditemukan setelah sempat hilang saat penyerangan KKB terjadi di Papua, Senin (13/9).

Keduanya ditemukan di jurang pada Rabu (15/9). Nakes atas nama Kristina telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sementara nakes Gabriela Meilan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. *Ristia