NII Mampu Satukan Semua Jaringan Teroris

Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan.
Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan.

Jakarta – Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) mampu menyatukan semua jaringan teroris yang berada di Indonesia. Tak hanya itu, NII pun mampu menggalang dukungan organisasi masyarakat dan politik yang berafiliasi dengan jaringan teroris.

Hal ini disampaikan pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan, Selasa (19/4/2022). “NII, bahkan dapat menggerakkan sel-sel tidur yang kini telah menyusup ke semua lembaga/instansi pemerintahan dan swasta,” kata Ken.

Kekuatan berkolaborasi ini yang sudah diendus oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, yakni NII mampu melengserkan pemerintah sebelum Pemilu 2024. Ken mengatakan berdasarkan pengakuan putra proklamator NII, anaknya dari Kartosuwiryo, saat ini anggota NII ada sekitar 2 juta orang yang terdiri dari beberapa faksi.

“NII sepakat membuat sebuah instrumen perlawanan kepada negara sebelum 2024. Saat ini, NII sudah naik level dan terafiliasi dengan semua jaringan terorisme,” kata Ken Setiawan.

Menurutnya, basis anggota NII banyak tersebar di Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, termasuk di Garut dan Jawa Barat pada umumnya. Bedanya kelompok NII dengan kelompok teroris yang lainnya, yaitu tampilan luar atau fisik dan pandai berkamuflase dengan masyarakat sekitar.

“NII menyebar di masyarakat seperti bunglon. Mereka pandai menyembunyikan jati diri. Saat terjadi penangkapan, banyak masyarakat yang tidak percaya. Orangnya baik kok, mereka sering bersosialisasi dengan masyarakat dan sebagainya. Tidak menyangka kalau mereka adalah jaringan NII,” tuturnya.

Dia menambahkan, jaringan NII ini sudah menjalin kolaborasi dengan jaringan lokal dan transnasional. “Tadinya, hanya NII versus NKRI. Sekarang, NII berkolaborasi dengan transnasional salafi, wahabi, jihadi, termasuk Ikhwanul Muslimin di luar negeri untuk melawan NKRI,” ujarnya. ( Fikri )