Militan Islam Sedunia Marah Terhadap Israel Akibat Rumah Dan Masjid Palestina Jadi Target Baru

Yerusalem, kota suci tiga agama besar dunia yang mulai diakui Amerika Serikat sebagai ibukota Israel/Foto: Wikipedia

Yerusalem – Israel kembali bikin marah militan Islam sedunia. Rumah dan Masjid Palestina jadi target baru. Bangunannya bakal hancur.

Salah Fanoun, Wali Kota Desa Nahalin, Bethlehem Barat, menjelaskan soal perintah penghancuran. Perintah itu muncul lantaran tidak jelasnya izin bangunan-bangunan tersebut.

“Empat rumah dan satu masjid masuk ke dalam daftar penghancuran bangunan,” ucap Salah Fanoun, Senin, 3 Januari 2022. Total ada 10 bangunan milik Palestina di Area C, Tepi Barat, yang bakal dihancurkan oleh otoritas Israel.

Area C selama ini berada di bawah kontrol keamanan dan administratif Israel hingga kesepakatan dengan Palestina mengenai status akhir dicapai.

Di antara 10 bangunan yang dihancurkan itu, termasuk di antaranya adalah rumah dan masjid. Penghanciran in ibukan momen pertama. Sebelumnya Israel juga telah menghancurkan bangunan milik Palestina di Area C.

Dikutip dari Antara, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mencatat, total ada 768 bangunan yang sudah dihancurkan Israel di Area C selama periode Januari-November 2021.

Sebelumnya, pada Sabtu, 1 Januari 2022, Israel kembali menggencarkan serangan ke Jalur Gaza. Israel mengklaim, serangan itu adalah balasan terhadap roket yang diluncurkan kelompok militan Palestina.

Israel mengatakan, ada dua roket yang diluncurkan ke arah Laut Mediterania sehingga menyebabkan ledakan di lepas pantai Tel Aviv. Instruksi penghancuran Area C dituding sebagai tindakan balasan Israel ke militan Palestina. ( Fikri )