Ini Strategi Kemenkes Mencapai Target 2,5 Juta Suntikan Per Hari

Tenaga kesehatan melakukan vaksinasi terhadap peserta vaksin

Jakarta, CTRS.iD – Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (23/9/2021), mengatakan Kemenkes menerapkan empat langkah strategis dalam upaya percepatan menuju 2,5 juta dosis suntikan vaksin Covid-19 per hari di daerah.

Lepat strategi itu adalah: Pertama, melibatkan TNI-Polri, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Intelijen Negara (BIN).

Strategi kedua, kata Maxi, adalah memobilisasi sumber daya yang ada di setiap unit pelaksana teknis (UPT) seperti rumah sakit vertikal, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) untuk pelayanan vaksinasi berbasis fasilitas layanan kesehatan maupun mobile ke masyarakat.

Strategi ketiga, mengadakan sentra vaksinasi melalui kerja sama dengan mitra lainnya seperti dengan kalangan anggota DPR, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, perguruan tinggi, organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia serta pihak swasta.

Keempat adalah pelibatan petugas Bina Wilayah Kementerian Kesehatan untuk memberikan dukungan memonitor DPR RI dalam pelaksanaan vaksinasi di lapangan dan memastikan pelaporan vaksinasi sudah sesuai dengan data masing masing daerah,” katanya.

“Sejumlah kendala dalam pencapaian target penyuntikan rata-rata 2,5 juta dosis per hari di antaranya cakupan vaksinasi kelompok lanjut usia yang relatif tertinggal dari kelompok sasaran lainnya,” jelas Maxi.

Maxi mengatakan strategi percepatan vaksinasi juga menyasar sejumlah daerah pada wilayah aglomerasi seperti Malang Raya, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Surabaya Raya dan Jabodetabek untuk mencapai 70 persen cakupan vaksinasi dosis pertama di Oktober 2021.

Strategi yang sama juga diterapkan pada tiga provinsi dengan tingkat populasi yang tinggi di Indonesia sebab membutuhkan upaya lebih keras untuk berkontribusi dalam pencapaian target penyuntikan vaksin COVID-19 nasional rata-rata 2,5 juta dosis per hari. *Ristia