Inggris Bantah Buka Gerbang Bandara Kabul Saat Serangan

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab

London, CTRS.iD – Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, Selasa (31/8/2021), mengatakan, Inggris berkoordinasi erat dengan Amerika Serikat dan tidak memaksa agar gerbang di bandara Kabul tetap di buka sebelum seorang pengebom bunuh diri menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil Afghanistan pada 26 Agustus, lalu.

“Kami mengeluarkan staf sipil kami dari pusat pemrosesan melalui Abbey Gate, tetapi tidak benar untuk berpikir bahwa, selain mengamankan staf sipil kami di dalam bandara, kami memaksa agar gerbang dibiarkan terbuka,” kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab kepada Sky News, Selasa (31/8) sebagaimana dikutip dari republika.co.id, Rabu (1/9/2021).

Raab mengatakan Inggris telah mengambil tindakan mitigasi, termasuk memperingatkan orang-orang untuk tidak datang ke bandara.

Pada Senin (30/8), media politik Politico menyebutkan bahwa pasukan Amerika memutuskan untuk membiarkan gerbang Abbey Gate terbuka lebih lama daripada yang mereka inginkan supaya Inggris terus dapat mengevakuasi personel. *Ristia