Geram! Kelompok Hizbullah Sebut Raja Salman Teroris

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Jakarta – Partai politik dan kelompok militan Syiah di Libanon, Hizbullah, melontarkan pernyataan pedas terhadap pemerintah Arab Saudi pimpinan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Kelompok itu menyebut Raja Salman sebagai bagian dari terorisme.

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengatakan banyak warga Saudi yang memutuskan untuk bergabung dengan kelompok teror ISIS dan melakukan aksi-aksi brutal dan terorisme di wilayah Iraq.

Teroris adalah orang yang mengirim ribuan orang Saudi untuk melakukan operasi bunuh diri di Irak dan Suriah, dan itu adalah Anda (Raja Salman),” ujarnya dikutip Al Jazeera, Selasa, (4/1/2022).

Nasrallah juga mengecam kerajaan pimpinan keluarga Al Saud itu karena hubungannya yang dekat dengan Amerika Serikat (AS) untuk memuluskan kampanye militer yang dipimpinnya di Yaman.

“Kami tidak menyerang Arab Saudi. Mereka terlibat dalam konspirasi yang lebih besar yang menghancurkan kawasan itu,” kata pemimpin Hizbullah itu.

Lebanon sedang berjuang untuk menyelesaikan perselisihan diplomatik dengan Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Kuwait. Pasalnya Hizbullah yang cukup berkuasa dalam perpolitikan negara itu seringkali mengkritik langkah koalisi Saudi di Yaman.

Bahkan, pada bulan Oktober, negara-negara Teluk menarik duta besar mereka, dan Arab Saudi melarang semua ekspor Lebanon. Manuver ini diambil setelah sebuah video muncul dari Menteri Informasi George Kordahi yang mengkritik perang koalisi pimpinan Saudi di Yaman. ( Fikri )