Doa Bersama Polres Banggai untuk Keberhasilan Satgas Madago Raya Memburu DPO Teroris Poso

Doa Bersama
Jajaran Polres Banggai rutin menggelar doa bersama untuk mendukung kesehatan, keselamatan, dan keberhasilan personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya, Jumat (14/1/2022).

Banggai – jajaran Polres Banggai rutin menggelar doa bersama di Mapolres Banggai. Kegiatan itu digelar dalam rangka mendukung kesehatan dan keselamatan serta keberhasilan personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya.

Sejauh ini, Satgas Madago Raya masih memburu 3 DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di wilayah Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong.

Doa bersama ini dipimpin Wakapolres Banggai Kompol margiyanta, di Masjid Ar-Rahman Mapolres Banggai, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (14/1/2022).

Doa bersama tersebut digelar di tiga lokasi terpisah, namun dengan tujuan yang sama yaitu mendoakan keberhasilan Satgas Madago Raya. Kompol Margiyanta mengatakan, doa bersama ini rutin digelar.

Tujuannya untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas seluruh personel Satgas Madago Raya di Poso.

“Kita doakan bersama agar pelaksanaan tugas rekan-rekan kita personel Polda Sulteng serta tim Operasi Madago Raya diberikan kesehatan, keselamatan serta keberhasilan dalam tugasnya,” tuyurnya.

Selain itu, kegiatan ini juga tentunya untuk mendoakan agar keluarga mereka selalu diberikan perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT.

“Dan juga kita doakan keberhasilan personil Polres Banggai untuk melaksanakan tugas kepolisian dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat di daerah ini,” ucap Margyanta.

Sebelumnya, seorang anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Ahmad Panjang alias Ahmad Gazali, tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya.

Kontak tembak terjadi di lokasi bendungan Dusun Uempasa, Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (4/1/2022) sekira pukul 10.30 Wita.

Dengan tewasnya Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, maka DPO MIT Poso tersisa 3 orang. Mereka adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, dan Suhardin alias Hasan Pranata. ( Fikri )