Dampak dan Peluang Jika AS Perang dengan Rusia dan China

Wakil Ketua Gabungan Kepala Staf Jenderal John E Hyten

Washington DC, CTRS.iD – Amerika Serikat (AS) memeringatkan, dunia dan ekonominya dapat hancur jika mereka terlibat perang dengan Rusia ataupun China.

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua Gabungan Kepala Staf Jenderal John E Hyten dalam diskusi yang diselenggarakan The Brookings Institution.

“Kami tidak pernah berperang dengan Uni Soviet. Sebagai negara besar, tujuan kami tidak pernah terlibat konflik dengan Rusia atau China. Karena itu, kami harus memastikan tidak akan pernah sampai mengambil keputusan tersebut,” kata John E Hyten, dikutip RT Selasa (14/9/2021).

Rusia, menurutnya, bukanlah ancaman jika merujuk kesepakatan Moskwa dengan NATO selepas kejatuhan Soviet.

Tetapi, Hyten menyoroti dugaan Rusia tengah memodernisasi seluruh persenjataan nuklirnya. Meski jalan stabilitas masih panjang, baik AS dan Rusia sudah membuat progres bagus dalam peningkatan relasi bilateral.

Washington justru mengarahkan perhatian ke China, yang dia sebut terus membuat silo rudal nuklir. Kekhawatiran AS makin bertambah karena negara ini tidak terikat dengan perjanjian untuk membatasi senjata nuklir. *Ristia