Budayawan Jose Rizal Manua: Stop Penyebaran Radikalisme Di Media sosial Generasi Muda Akan Hancur

Penyair Jose Rizal Manua

Jakarta – Budayawan, seniman, dan juga seorang pujangga Jose Rizal Manua menyatakan, penyebaran paham radikalisme saat ini sangat marak disebarkan melalui media sosial (medsos) dengan sasarannya adalah generasi muda. Akibatnya masa depan para pemuda bisa rusak.

Pendiri Teater Tanah Air ini mengakui literasi medsos/digital di kalangan masyarakat Indonesia saat ini masih minim, terutama dalam upaya memberantas radikalisme dan terorisme.

“Maka dari itu harus dilakukan secara simultan, antara semua pihak terkait, yaitu pemerintah dan masyarakat; tentang paham radikal dan terorisme, yang tidak hanya bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara tapi juga bisa merusak kehidupan rumah tangga dan masa depan pemuda.

Ia pun mengibaratkan bahwa medsos itu ibarat pisau yang berfungsi sebagai pemotong buah, sayur, dan lainnya. Tetapi, pisau juga bisa digunakan untuk membunuh. Ia pun mengajak dan mendorong masyarakat agar bijak menggunakan medsos agar lebih bermanfaat daripada menebar kebencian.

Caranya dengan menyelenggarakan berbagai penyuluhan dan menyosialisasikan ajaran agama yang santun, saling menghargai, saling menghormati, damai, toleran, hidup rukun, menerima keberagaman dan kemajemukan, dan memiliki rasa cinta Tanah Air.

“Serbuan konten-konten berbau SARA dan ujaran kebencian di medsos, berlangsung setiap detik dan menit. Dan untuk menangkalnya tentu saja tidak mudah. Tidak cukup ditangani oleh pemerintah saja,” jelas dia.

Akan tetapi, harus didukung oleh semua pihak terkait, yaitu pihak swasta, masyarakat, keluarga, dan semua pihak terkait. Antara lain, dengan bermitra dengan tokoh agama, tokoh masyarakat melalui penyuluhan, penceramah, muballigh, guru, dan keluarga.

“Selain itu juga dengan menjalin hubungan koordinatif dengan lembaga atau ormas keagamaan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu,” tutup Jose Rizal Manua. ( Fikri )