Bom Bunuh Diri Jelang Pemilu Somalia

Ilustrasi
Ilustrasi

Mogadishu – Seseorang meledakkan bom bunuh diri direstoran Hassan Dhiif Kota Beledweyne, Somalia jelang pemungutan suara. Peristiwa itu menewaskan 14 orang.


Dilansir dari AFP, kejadian itu terjadi pada Sabtu (19/2/2022), waktu setempat. Serangan itu diklaim oleh kelompok militan Al-Shabaab. Kelompok itu sering melancarkan pemberontakan di Somalia.

Keamanan telah diperketat di Beledweyne jelang sesi pertama pemungutan suara parlemen.

“Jumlah orang yang tewas dalam serangan teroris keji di Beledweyne hari ini telah meningkat dari 10 orang menjadi 14 sampai sekarang,” kata petugas polisi setempat Mohamud Hassan kepada AFP melalui telepon.

“Ini adalah serangan paling mematikan yang bisa saya ingat di kota ini,” tambahnya.

Al-Shabaab mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu pejuangnya melakukan pengeboman.

Somalia, khususnya Mogadishu, telah mengalami serentetan serangan dalam beberapa pekan terakhir saat negara itu tertatih-tatih melalui proses pemilihan yang telah lama tertunda.

Saksi mata mengatakan ledakan besar itu merobek area terbuka restoran Hassan Dhiif. Saat ledakan itu terjadi, orang-orang berkumpul di bawah pohon untuk makan siang.

“Saya melihat mayat beberapa orang dan saya tidak bisa menghitung berapa banyak yang terluka yang dilarikan ke rumah sakit,” kata salah satu saksi mata, Mahad Osman.

“Beberapa dari mereka menunggu pesanan makanan datang sambil menikmati segarnya cuaca saat ledakan terjadi,” tambahnya.

“Saya melihat … sepatu, tongkat dan topi berserakan di lokasi ledakan, ada juga darah dan potongan daging manusia di daerah itu.” ( Abdul Mapakhir )