BNPT: Kelompok Teroris Diduga Mulai Susupi BUMN

Iwan Sumule sorot pernyataan BNPT soal kelompok teroris
Iwan Sumule sorot pernyataan BNPT soal kelompok teroris diduga mulai menyusup ke dalam BUMN, tepatnya singgung Jokowi dan Ahok. /Twitter/@KetumProDEM/

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) baru-baru ini menemukan adanya ancaman kelompok teroris yang menyusup ke institusi pemerintah.

Menurut BNPT, kelompok teroris kini mulai menyusup ke dalam institusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

BNPT menjelaskan, kelompok teroris tersebut berupaya untuk memengaruhi para pegawai di BUMN guna mendapatkan dukungan.

Lebih lanjut, BNPT mengungkapkan bahwa kelompok teroris ini mengincar sumber daya yang dimiliki oleh negara.

Akan tetapi, pihak BNPT hingga kini belum membeberkan secara spesifik sumber daya apa yang dimaksud.

Pernyataan itu pun menghebohkan publik dan menuai berbagai respons, salah satunya dari Ketua Umum (Ketum) ProDEM, Iwan Sumule.

Melalui akun Twitter-nya, @KetumProDEMnew, ia menegaskan bahwa oligarki yang menyusupi sistem negara lebih berbahaya daripada kelompok teroris.

“Oligarki yang menyusupi struktur dan sistem negara yang lebih berbahaya,” tulis Iwan Sumule pada Selasa 25 Januari 2022.Karena menurut dia, oligarki selama ini bukan hanya mengincar sumber daya, namun satu negara utuh.

“PengPeng jadi Menteri dan Wantimpres. Gawat kan?” lanjut Iwan Sumule lagi.

Lantas, ia pun menyinggung pernyataan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

“Jadi ingat omongan Ahok tempo itu, ‘tanpa pengembang Jokowi tidak bisa jadi presiden’,” ucapnya.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ahok membuat pernyataan menohok terkait proses terpilihnya Jokowi menjadi Presiden RI.

Ahok sempat mengungkapkan bahwa Jokowi tidak akan mampu menjadi Presiden bila tanpa bantuan para pengembang. ( Fikri )