Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) perkuat kemitraan bersama Mining Industry Indonesia (MIND ID). Hal tersebut diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang disepakati di Jakarta pada hari Senin (17/1).

BNPT dan MIND ID berkomitmen untuk melakukan pencegahan terorisme serta deradikalisasi bagi mitra deradikalisasi BNPT. Kerja sama ini merupakan wujud dari konsep pentahelix atau multipihak dimana BNPT menggandeng unsur BUMN holding industri pertambangan dalam penanggulangan terorisme

Dalam bidang deradikalisasi, Kepala BNPT, Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menjelaskan program Kawasan Khusus Nusantara (KTN) sebagai upaya menyukseskan reintegrasi sosial bagi mitra deradikalisasi. Ia berharap MIND ID ke depannya dapat memberikan ide-ide yang dapat menyempurnakan kawasan ini. 

“Efek dari unit usaha ini (KTN) adalah kesejahteraan bagi mitra derad dan keluarganya, dan outcome-nya adalah mereka lebih mencintai NKRI, mungkin dengan MIND ID kita mendapat ide-ide baru untuk KTN ini,” jelasnya. 

Boy Rafli juga berkomitmen untuk menciptakan MIND ID yang bebas dari paham radikal terorisme. Ia menyambut energi baik yang akan tercipta melalui PKS “Sinergisitas Pencegahan Terorisme” tersebut. Menurutnya kekuatan nasional dapat terbentuk jika ada kolaborasi seluruh komponen bangsa. 

Sementara itu Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul Ichdan, menyatakan program KTN BNPT sejalan dengan sustainability pathway dalam pilar community and society, serta people development. Pengembangan SDM ini tidak hanya berbicara pada aspek kesejahteraan dari sisi ekonomi saja, tetapi juga pola pikir penerima manfaat. 

BNPT banyak program strategis, deradikalisasi, membangun komunitas, ini sejalan dengan sustainability pathway, pilar community, society, people development. Kita menargetkan ada SDM yang naik, termasuk binaan kita, tidak hanya ekonomi tapi pola pikir,” kata Dany. Ia pun berkomitmen untuk mewujudkan program pencegahan dan deradikalisasi bersama BNPT.

PKS diteken oleh Sekretaris Utama BNPT, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., dan Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Dany Amrul. (Rendy)