Kampala – Polisi Uganda menembak mati lima orang tersangka terduga teroris buntut kejadian ledakan bom bunuh diri di Ibu Kota Uganda, Kampala. Selain itu 21 orang lainnya juga ditangkap oleh pihak kepolisian setempat.
Seperti dilansir AFP, Jumat (19/11/2021), penembakan terhadap kelima terduga teroris itu imbas dari peristiwa ledakan bom bunuh diri kembar yang terjadi di Ibu Kota Kampala pada Selasa (16/11) yang lalu. Presiden Uganda, Yoweri Museveni pun bersumpah akan mengalahkan para teroris setelah insiden bom bunuh diri tersebut.

Pihak kepolisian Uganda mengatakan serangan itu perbuatan ‘teroris domestik’ yang terkait dengan Pasukan Demokrat Sekutu (ADF). ADF merupakan kelompok bersenjata yang aktif di Republik Demokratik Kongo timur yang dikaitkan Amerika Serikat dengan ISIS.

Juru bicara polisi, Fred Enanga, mengatakan pihaknya langsung mengambil tindakan setelah insiden maut tersebut. Hasilnyna, sebanyak 5 orang terduga teroris ditembak mati.”Empat tersangka teroris di Ntoroko yang sedang menyeberang kembali ke DRC,” kata Enanga.

Juru bicara polisi, Fred Enanga, mengatakan pihaknya langsung mengambil tindakan setelah insiden maut tersebut. Hasilnyna, sebanyak 5 orang terduga teroris ditembak mati.”Empat tersangka teroris di Ntoroko yang sedang menyeberang kembali ke DRC,” kata Enanga. (Rendi)